Prosesi pencontrengan sang penulis bisa di baca disini yak..pastinya banyak yang penasaran siapakah yang terpilih dari 3 calon dukuh di Demangan, he he he he ..sebenere dah ingin munculin artiel soal ini tetapi penulis masih bingung gimana cara penulisan yang lebih dramatis..
setelah prosesi pencontrengan selesai dan beberapa saat penulis ikutan nongkrong dengan beberpa warga demangan dan sekitarnya yg melihat proses pemungutan suara pilihan dukuh kali ini, penulis ketemu dengan raden mas loso salah satu bintang utama film "Golek uceng kelangan deleg" ....dia caerita baru aja makan siang dengan menu istimewa sebelum pencontrenga tadi dengan memperlihatkan bukti photo dari henphun nya saat dia lagi makan....tanpa basa basi penulis langusng mem-bluetooth gambar itu ke hape penulis..he he he he lumayan buat bahan artikel ...
setelah bosen nunggu pukul 13.00 wib, penulis pulang dulu kerumah istirahat sejenak setelah kepanasan dengan cuaca hari itu yg cerah banget. sempat ketiduran beberapa saat sampai akhire jam 12.30 terbangun dan cuci muka pake biore biar wajahe cerah secerah sinar mentari siang itu..he he he hehe
singakt cerita sajah, sesampai di lokasi udah rame banget mulai dari para warga demangan dan sekitarnya, warga desa sebelah, para botoh, para spiritulis dah duduk rapi di sekitar TPS dengan wajah-wajah deg deg an dan serius ....yang terkadang ekspresi serius mereka bisa bikin ketawa juga ...he he he he
selain itu tamu tamu dari pemerintahan juga sudah hadir di TPS, ada bapak lurah sugeng, bu camat sentolo, dari koramil, dari polsek sentolo dan perangkat desa demangrejo sebagian besar hadir disitu..
Tepat pukul 13.00 WIB, kotak suara di buka oleh panitia dan di saksikan oleh hadirin dan saksi saksi..dan dimulailah pengitungan suara saat itu jugah, ada peristiwa unik yang terjadi, yaitu saat di buka pertama kali ternyata kartu suara untuk calon nomer satu (marwanto) , dan saat di buka kartu suara kedua adalah (Heriyanto) begitu juga kartu suara ketiga adalah calon urutan tiga (sulasmi)..tentu saja kejadian itu mengundang decak kagum dan tepuk tangan dari para hadirin....
calon dukuh nomer 2 (heriyanto) pada awal penghitungan ini dengan cepat meninggalkan jauh kedua calon lainnya, tetapi pada pertengahan penghitungan calon nomer 1 (marwanto) mengejar dengan pesat juga sampai hanya selisih 20 suara, sedangkan calon nomer 3 (sulasmi) hanya mendapatkan beberapa suara yg sah. Dan sampai di akhr penghitngan akhirnya dari surat suara yang masuk ke kotak sejumlah 325 kartu, bisa di dapet hasil sebagai berikut urutan dari jumlah terbanyak :
1. urutan pertama di menangkan oleh calon urut 2 (Heriyanto) dengan jumlah suara sah 162
2. Urutan kedua di pegang oleh calon urut 1 ( Marwanto) dengan jumlah suara sah 115
3. Urutan Ketiga dipegang oleh calon urut 3 (sulasmi) dengan jumlah suara sah 39
4. Urutan ke empat adalah suara perpal dengan jumlah 9 surat suara rusak
Dan sampai pukul 15.30 WIB akhirnya hasil di sahkan oleh panitia dan para saksi bertanda tangan sebagai tanda menerima hasil dari pemilihan kali ini secara baik . dan pemilhan berjalan lancar dan baik tanpa ada kisruh serta tanpa kecurangan kecurangan, semoga bisa menjadi contoh pemilihan di tempat lain.
untuk Dukuh Terpilih HERIYANTO semoga visi misi dan pogram kerja yang sudah di sampaikan bisa terwujud dengan baik, tentunya dengan dukungan semua warga demangan tanpa terkecuali, untuk para kader dan tim sukses masing masing calon serta pemilih warga demangan, mari kita kembali fokus untuk bersatu tanpa terkotk kotakkan oleh batasan .....untuk DEMANGAN BANGKIT KEMBALI di 2013
adsense top
Jumat, 15 Maret 2013
Selasa, 12 Maret 2013
....Road to Demangan satu......
Minggu pagi tanggal 10 Maret 2013, dalam situasi ngantuk setelah sbelumnya begadang semalam suntuk bersama warga Demangan lainnya utk menjaga keamanan Demangan ...akhirnya sampai jugah waktu di mana warga dusun ini yang telah memenuhi syarat untuk memanfaatkan hak dan kesempatan memilih calon dukuh dengan cara mencontreng.
Berdasarkan pengalaman pribadi penulis , berikut tata cara kronologi pencontrengan kemaren, pertama kali adalah jangan lupa membawa surat undangan pencontrengan dari panitia pemilihan dukuh, sebagai contoh berikut undangan milik penulis
dengan semangat 45 dan tentu saja sebelumnya mandi mandi dulu dan gosok gigi biar wangi akhirnya meluncurlah penulis ke lokasi Tempat pemungutan suara yang berada di RT 02 Dusun Demangan, tempate bapak Dul Muin. dan langsung menyerahkan undangan ke panitia bagian pendaftaran.
sampai di lokasi ternyata pemilih udah lumayan sepi karena rata rata dah memnfaatkan kesempatan nyontreng di pagi pagi sekali sekitar pukul 8.00 WIB sebelum mereka beraktifitas dan bekerja dengan kesibukannya sendiri-sendiri....akhirnya tanpa nunggu antri lama penulis di persilahkan maju untuk mengambil kartu suara dan mencontreng di balik bilik yang di sdiakan panitia, kebetulan penulis mendapat kesempatan mencontreng di bilik nomer tiga. seperti apa kah kartu suaranya? pelan pelan lipatan kertas dari panitia tadi penulis buka semua lipatannya sehingga menjadi selembar kertas dengan gambar dan tulisan, berikut penampakan nya spesial buat temen-temen yg blm punya kesempatan nyontreng bisa ngerti wujud dari kartu suara yg masih polos belum di sentuh oleh spidol (halah bahasane mbulet2 ..:D)
tanpa basa basi akhirnya penulis buka tutup spidol dan dalam hati berdoa sebisanya sambil mencontreng di wajah gambar calon dukuh yang sesuai dengan hati nurani penulis.....dan dengan sigap kembali menutup spidol biar ga mnggores permukaan kertas pilihan suara di bagian yang lain utk menghindari kerusakan kartu suara.
setelah lipatan kembali sempurna, dengan langkah perrcaya diri kartu suara penulis masukkan ke dalam kotak lagi, ..ups ..ternyata proses pencontrengan ga berhenti sampai disitu, saat akan melangkah ke pintu keluar jebule dah di cegat sama bapak haryadi alias kang paijo untuk menempelkan jari tangan di atas tinta sebagai bukti dan tanda bahwa pemilih sudah memanfaatkan haknya, sehingga ga bisa "ndobel" dalam mencontreng :D ....
akhirnya selesai jugah kronologi pencontrengan pemilihan dukuh Demangan, dan penulis masih ngobrol-ngobrol dengan beberapa pemilih lain dan tetangga dusun yang ikut melihat jalannya pemilihan suara, untuk hasil akhir dan proses penghitungan suara akan penulis liput di artikel lain....
tetap pantau blog ini utk melihat perkembangan nya....siapakah yang menang dan berhak menduduki kursi Demangan Satu.....tunggu artikel selanjutnya.....(kelik - red)
Berdasarkan pengalaman pribadi penulis , berikut tata cara kronologi pencontrengan kemaren, pertama kali adalah jangan lupa membawa surat undangan pencontrengan dari panitia pemilihan dukuh, sebagai contoh berikut undangan milik penulis
dengan semangat 45 dan tentu saja sebelumnya mandi mandi dulu dan gosok gigi biar wangi akhirnya meluncurlah penulis ke lokasi Tempat pemungutan suara yang berada di RT 02 Dusun Demangan, tempate bapak Dul Muin. dan langsung menyerahkan undangan ke panitia bagian pendaftaran.
sampai di lokasi ternyata pemilih udah lumayan sepi karena rata rata dah memnfaatkan kesempatan nyontreng di pagi pagi sekali sekitar pukul 8.00 WIB sebelum mereka beraktifitas dan bekerja dengan kesibukannya sendiri-sendiri....akhirnya tanpa nunggu antri lama penulis di persilahkan maju untuk mengambil kartu suara dan mencontreng di balik bilik yang di sdiakan panitia, kebetulan penulis mendapat kesempatan mencontreng di bilik nomer tiga. seperti apa kah kartu suaranya? pelan pelan lipatan kertas dari panitia tadi penulis buka semua lipatannya sehingga menjadi selembar kertas dengan gambar dan tulisan, berikut penampakan nya spesial buat temen-temen yg blm punya kesempatan nyontreng bisa ngerti wujud dari kartu suara yg masih polos belum di sentuh oleh spidol (halah bahasane mbulet2 ..:D)
tanpa basa basi akhirnya penulis buka tutup spidol dan dalam hati berdoa sebisanya sambil mencontreng di wajah gambar calon dukuh yang sesuai dengan hati nurani penulis.....dan dengan sigap kembali menutup spidol biar ga mnggores permukaan kertas pilihan suara di bagian yang lain utk menghindari kerusakan kartu suara.
setelah lipatan kembali sempurna, dengan langkah perrcaya diri kartu suara penulis masukkan ke dalam kotak lagi, ..ups ..ternyata proses pencontrengan ga berhenti sampai disitu, saat akan melangkah ke pintu keluar jebule dah di cegat sama bapak haryadi alias kang paijo untuk menempelkan jari tangan di atas tinta sebagai bukti dan tanda bahwa pemilih sudah memanfaatkan haknya, sehingga ga bisa "ndobel" dalam mencontreng :D ....
akhirnya selesai jugah kronologi pencontrengan pemilihan dukuh Demangan, dan penulis masih ngobrol-ngobrol dengan beberapa pemilih lain dan tetangga dusun yang ikut melihat jalannya pemilihan suara, untuk hasil akhir dan proses penghitungan suara akan penulis liput di artikel lain....
tetap pantau blog ini utk melihat perkembangan nya....siapakah yang menang dan berhak menduduki kursi Demangan Satu.....tunggu artikel selanjutnya.....(kelik - red)
Minggu, 03 Maret 2013
...Menuju Kursi Dukuh demangan ....
telah kosong karena dukuh demangan yang lama Ibu Sani Karno Siswoyo sudah mengundurkan diri dikarenakan faktor umur dan kesehatan, Saat ini dukuh pelaksana di pegang sementara oleh pak slamet yang juga sebagai dukuh dusun Belik,
Akhirnya Pesta akbar dimana akan dimulainya pemilihan pemimpin baru, dusun demangan dalam menentukan pemilihan dukuh akan dilaksanakan pada Minggu, 10 Maret 2013
Warga Demangan siapapun yang sudah memenuhi syarat berhak untuk ikut serta mencalonkan diri Ataupun memilih calon mereka.
Adapun beberapa calon dukuh yang akhirnya lolos seleksi adalah : nomer urut 1 (satu) Marwanto, Nomer urut 2 (dua) Heriyanto, dan nomer urut 3 (3) Sulasmi., kampanye dialogis telah dilaksanakan pada Minggu 03 Maret 2013 di rumah bapak doel Muin di dusun demangan Rt 02, yang rencananya juga menjadi tempat pemungutan suara pada minggu 10 Maret 2013.
acra berlangsung lumayan meriah di hadiri oleh Camat Sentolo, Lurah Demangrejo dan beberapa pejabat pemerintah lainnya, serta warga masyarakat demangan dan sekitarnya. Acara penyampaian visi misi dan program kerja masing masing calon berlangsung lancar di lanjutkan dengan sesi tanya jawab.
so..ikuti perkembangan pemilihan dukuh demangan di sini yak.....mari kita berdoa semoga demangan makin maju dengan pemimpin yang baru.......
Minggu, 12 Agustus 2012
....GOlek Uceng KeLaNgan DeleG.....
Akhirnya judul resmi film indie Demangan bangkit kembali telah diputuskan dengan berbagai pertimbangan, dikarenakan lebih pas dengan judul yang baru. mengambil dari peribahasa jawa : "Nggolek Uceng Kelangan Deleg" .
Dengan keputusan tersebut otomatis judul yang rencana awalnya "Cecak Nguntal Empyak" gag jadi dipakai, diantaranya karena skenario yang telah berubah dari rencana, serta casting yang di rombak total karena suatu hal, karena udah sempat di blow up di teaser poster un-official, tentunya scene yang berisi adegam dr.susilo alias den baguse ngarsa tetep akan masuk di salah satu adegan di film ini, jadi ga usah khawatir .....
proses pengambilan gambar berlangsung sekitar 2 mingguan, banyak kendala yang terjadi, terutama dari koordinasi para pemeran utama nya yang rata rata adalah pekerja keras dengan profesinya masing masing, sehingga waktu luang ga iso di prediksi, menjadikan proses shooting yang diplanning dalam seminggu kelar, akhirnya molor seminggu lebih lama. dalam Hal ini sang koordinator artis merangkap co-produser Kangmas narsono harus berkarja keras mensiknronkan jadwal shoot ....
Untuk penggarapan Original Soundtrack nya di tangani oleh Sastro Bejat dan teman temen dari Jogja hip Hop Foundation ...mas bro Shynunk klaten dkk, saat ini masih proses mixing dan take vokal. sekaligus rencanya film ini sebagai movie video klip ...biar kayak di film film bollywood ......he he he e
berikut cuplikan intro pembuka film ini :
untuk yang berminat download wallpaper highres 1080p cukup klik gambar di bawah ini kemudian save as di hardisk kamu :
sekilas screenshoot dari film ini :
Minggu, 29 Juli 2012
DEMANGAN BANGKIT KEMBALI........
.....Bulan Juli 2012 udah hampir berganti Agustus, kembali proyek film indie bikinan Demangan Bangkit kembali direncanakan untuk hadir di tengah tengah pemirsa setia untuk menghibur .
Masih dengan aktor aktor lokal yang sudah ga asing lagi di antaranya : Pak Djamiyo, pak Suratjiman, Pak suparno hadi dan kawan kawan. mengambil set cerita yang udah lepas dari serial terdahulu yang telah di tutup pada judul "Ngalor Ngidul Ora Jedul" ...
Shooting perdana di mulai pada Hari Minggu, 29 Juli 2012, artikel kali ini cukup kami muat beberapa gambar behind the scene :
Masih dengan aktor aktor lokal yang sudah ga asing lagi di antaranya : Pak Djamiyo, pak Suratjiman, Pak suparno hadi dan kawan kawan. mengambil set cerita yang udah lepas dari serial terdahulu yang telah di tutup pada judul "Ngalor Ngidul Ora Jedul" ...
Shooting perdana di mulai pada Hari Minggu, 29 Juli 2012, artikel kali ini cukup kami muat beberapa gambar behind the scene :
Rabu, 18 April 2012
....once in a lifetime.....
setelah perpetualang dari pulau jawa ujung barat hingga pulau sebrang BORNEO, bahkan hingga lebih dari satu kali berpetualang sampai negeri sebrang yang terkenal dengan sebutan negeri ginseng, belum jugah mendapatkan belahan jiwanya, tetapi itu tidak membuat dia "nglokro", dengan semangat yang tersisa dan tentu saja masih menggebu-nggebu akhirnya di tahun 2012 ini berhasil menemukan belahan jiwanya, seorang wanita putri dari pak lek tukiran joatemo di sebuah desa di Jogjakarta sebelah barat bernama desa Srikayangan, wanita tsb bernama Esti Lestari.
Di rumah pak hadi karyono pukul 07.00wib dengan di dampingi oleh saudara-saudara dan sepupu berkumpul terlebih dahulu untuk mempersiapkan segala sesuatu dalam pelaksanaan ijab kabul calon mempelai. sampe akhirnya berangkat on the way ke tempatnya lek Tukiran dan pukul 07.30 acara ijab qabul pun langsung di mulai. dan berakhir sekitar pukul 08.15
Kamis, 01 Maret 2012
Sebuah jurnal perjalanan ke Air Terjun Sri Gethuk
![]() |
| Wujud Keseluruhan Air Terjun dari tengah Sungai Oya |
Sebuah artikel lagi yang melenceng jauh dari info seputar
Demangan, kali ini sebuah liputan tentang obyek wisata yang masih alami milik
kabupaten tetangga di propinsi DIY kita tercinta. Motivasi penulis bikin
luputan krn tempat ini layak di masukkan agenda tujuan wisata.
Tim ekspedisi kali
ini hanya berjumlah 3 orang saja dikarenakan punggawa2 senior sedang
menjalani masa karantina penggemblengan
diri....he he he. Adapun 3 personil nya antara laen : saya sendiri ( kelik) ,
Kang Febri yang kebetulan lagi cuti ga
bertugas selama 3 minggu, kangmas Dwi sagita assololley pas ada kunjungan dari
semarang ke jogja utk beberapa hari.
Berangkat dari demangan sekitar pukul 09.15 menit, dengan santai menikmati perjalanan dan
semrawutnya jalan jogja wates yang semakin hari semakin banyak volume kendaraan
roda 2 maupun roda 4 nya.... oya sebelumnya kami sempat isi bensin dulu di SPBU sukoreno. Perjalanan yang lancar hanya sampai
gamping....begitu mulai masuk di tengah kepadatan kota , akhirnya hanya bisa
pasrah menikmati jalur padat merayap sambil sesekali (terpaksa) bertingkah alay
mendahului kendaraan dari sisi kiri ...he he .
Alasan kenapa kami ga melalui jalur ringroad yang cenderung bebas macet
karena kang febri mo nyari ATM BRI
terlebih dahulu, apesnya dah 3 mesin ATM BRI di datangi huft ketipu nih..banyak gerai ATM BRI
ternyata blm bisa berfungsi.
Setelah kelar urusan dengan segala sesuatu yang dibutuhkan seperti air minum, rokok, camilan dsb, akhirnya
kami melanjutkan memacu kendaraan
masing-masing menantang tingginya bukit
pathuk Gunung Kidul, singkat cerita dari arah jalan Yogya Wonosari belok kanan di pertigaan Gading menuju Playen, sampai di kota
kecamatan Playen ambil jalur menuju Paliyan kira-kira 1,5 km sampai menemukan
papan penunjuk arah kanan ke Air terjun Sri Gethuk. Ikuti penunjuk arah itu ke
barat, kira-kira 7km melalui jalan beraspal hotmix dan jalan aspal yang
udah rusak parah serta jalan yg belum teraspal sama sekali. Papan penunjuk arah
sampai Air Terjun yang berjumlah banyak sangat mudah diikuti bahkan oleh
pengunjung yang belum hafal daerah
gunung Kidul.
Oya tiket masuk di wisata ini termasuk ekonomis lhoh, setiap orang cuman membayar Rp. 2.000 dan parkir RP. 1000 untuk obyek wisata Air terjun Srigethuk dan Goa Rancang. Untuk mencapai Air tejun utama kita masih harus naik kapal diesel untuk melawan arus sungai oya yang berkedalaman rata rata 4 meteran dengan membayar Rp. 5.000 untuk perjalanan pulang pergi. Sebenarnya kalok di tempuh dengan jalan kaki lewat jalur memutar sih bisa, tetapi lumayan bikin capek, naik turun tangga yg curam.
Oya tiket masuk di wisata ini termasuk ekonomis lhoh, setiap orang cuman membayar Rp. 2.000 dan parkir RP. 1000 untuk obyek wisata Air terjun Srigethuk dan Goa Rancang. Untuk mencapai Air tejun utama kita masih harus naik kapal diesel untuk melawan arus sungai oya yang berkedalaman rata rata 4 meteran dengan membayar Rp. 5.000 untuk perjalanan pulang pergi. Sebenarnya kalok di tempuh dengan jalan kaki lewat jalur memutar sih bisa, tetapi lumayan bikin capek, naik turun tangga yg curam.
Sedikit yang kami ketahui tentang sejarah obyek wisata ini,
hanya berdasarkan nanya2 mas mas warga situ yg menjadi operator kapal rakit
diesel yg kami tumpangi , terletak di Padukuhan Menggoran , Desa Wisata
Bleberan, sama dengan lokasi wisata Gua Rancang Kencono. Air
terjun ini blm pernah kering biarpun musim kemarau.
Air Terjun Slempret, itulah nama lain dari Air Terjun Srigethuk, memiliki ketinggian sekitar 80 meter dan berada tepat di tepi Sungai Oya. Ada tiga sumber mata air yang menyembur di sekitar air terjun Sri Gethuk, yaitu mata air Dung Poh, Ngandong dan Ngumbul.
Dinamai Air terjun Srigethuk konon menurut kepercayaan masyarakat setempat sering terdengar suara tabuhan gamelan, yang diyakini milik raja jin Slempret yang bernama Angga Mendura. Konon juga keberadaan air terjun ini merupakan pusat lokasi pasar jin. Di malam-malam tertentu, masyarakat sering mendengar bunyi-bunyian seperti slompret dari arah air terjun itu. Akan tetapi jika suara itu didekati, suara tersebut akan menghilang dengan sendirinya. Akhirnya masyarakat sekitar menyebutnya Air Terjun Slempret.
Bagi teman teman yang pengen berkunjung disini rekomdasi
waktu yang tepat jangan di hari minggu atau hari libur, karena pengunjung
sangat padat sekali, untuk mengantri naek kapal dieselnya bisa antri sampe 30
menit sd 1 jam, sedangkan di hari-hari biasa lebih leluasa dan santai menikmati
indahnya pemandangan dan ceciblon di air bening dari grojokan atau air yang
rada keruh di sungai oya, kata penduiduk sekitar pas musim kemarau sungai oya
kliatan bening dan kehijauan.
Sebelum Pulang jangan
lupa menikmati wisata kuliner makanan khas gunung Kidul yaitu Thiwul di salah
satu warung makan yang ada disitu. Thiwul terbuat dari singkong sebagai pengganti
nasi . sedangkan yang ga suka pake
thiwul bisa rikues ganti nasi dengan charga tambahan tentunya :D :D
Langganan:
Postingan (Atom)










.jpg)





















